Saat Razia Narkoba, Praktik Judi Online Di Cirebon Terungkap

Saat Razia Narkoba, Praktik Judi Online Di Cirebon Terungkap

Saat Razia Narkoba, Praktik Judi Online Di Cirebon Terungkap, Deretan Polresta Cirebon, Jawa Barat, makin gencar mengadakan operasi penyakit orang-orang (pekat). Beberapa razia miras, narkoba sampai kamar kos serta hotel makin teratur dikerjakan Polresta Cirebon di lokasi hukumnya.

Pada saat itu, Unit Narkoba Polresta Cirebon mencurigai ada kesibukan jual beli narkotika di satu tempat tinggal kos lokasi Kedawung, Kabupaten Cirebon. Tidak lama mengintai, polisi segera menggerebek tempat tinggal kos itu.

Namun, waktu digerebek, polisi sedikit temukan tanda bukti narkoba berdasar pada info yang didapat. Polisi merasakan sekitaran lima pemuda tengah beraktivitas dimuka computer.

” Cocok kami interogasi nyatanya itu judi online, yakni main poker, ” ucap Kapolresta Cirebon, AKBP Roland Ronaldy, Selasa, 10 April 2018.

Pantauan di lokasi, ke-5 pemuda berumur 25 tahun itu tidak berkutik sesudah dikepung polisi. Ke-5 pemuda itu tengah asik bermain judi online poker lewat computer.

Dari hasil penggerebekan, polisi mengambil alih tujuh computer beragam type yang dipakai untuk bermain judi online. Diluar itu, polisi mengambil alih delapan kartu ATM serta lima buku tabungan dari perbankan yang berlainan.

” Kartu ATM-nya untuk transaksi serta masalah ini selalu diperkembang, ” kata Roland.

Berdasar pada info awal, kesibukan judi online itu telah jalan tiga bulan. Beberapa pemain judi online di ketahui tiga orang asal Jakarta serta dua orang dari Cirebon.

Agen Judi Bola online yang dikerjakan lima pemuda itu termasuk cukuplah lama. Bahkan juga, mulai sejak tiga bln. beroperasi, keuntungan yang didapat menjangkau Rp 2 juta /hari.

Dalam bermain judi online, ke-5 pemuda itu mengakui sediakan sarana serta modal sendiri. Akan tetapi, polisi mencurigai kesibukan judi online di Cirebon ini adalah sisi dari jaringan nasional.

” Maka dari itu selalu kami kembangkan serta nyatanya satu diantaranya terindikasi positif narkotika, ” tutur Roland.

Dalam kesibukan judi online itu, semasing pemain di beri modal minimum Rp 100 ribu. Dari modal itu, mereka memperoleh 40 % dari keuntungan sampai juta-an rupiah.

Roland mengakui belum juga memahami bagaimana kerja judi online yang tertangkap di Cirebon ini. Polisi telah mengamankan aktor judi online dan seperangkat computer yang dipakai untuk berjudi.

” Kelak kita saksikan hasil serta perubahannya. Karna dari interogasi sesaat, yakni pemain bisa 40 % serta pemodal 60 % berapakah juga nilainya, ” tutur dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *